ARIAN13 – LAWLESS JAKARTA / SERINGAI

Album-album favorit sepanjang 2015 pilihan music editor kami, Arian13.

 


4495337044_e1a98c27a8 Memilih 13 album dari banyaknya rekaman bagus selama 2015 sulit, apalagi tidak semua sempat disimak. List disini merupakan sekedar favorit saya selama tahun lalu, dan sering diputar. Share yours. Enjoy! – Arian13


arian-paranoid

偏執症者 Satyagraha [D-Takt & Råpunk]

Datang dari Swedia, 偏執症者 (Paranoid) mungkin band hardcore punk favorit terbaru saya beberapa tahun terakhir ini. Berhasil memadukan D-beat dengan sound Japanese hardcore dengan sedikit noise, album Satyagraha membuktikan kalau ternyata D-beat hardcore punk masih bisa dieksplor tanpa kehilangan nyawa, dan dalam beberapa lagu juga mereka berhasil memasukkan unsur eksperimentalnya juga. Uniknya, mix vokal juga tidak lalu dikubur dalam di tengah gempuran suara gitar yang noisy dan catchy, sehingga tidak terjebak menjadi rekaman lo-fi. Rasanya, kalau kalian menggemari d-beat/raw punk, Satyagraha jangan sampai terlewatkan.


arian-cultleader

CULT LEADER Lightless Walk [Deathwish]

Heavy, dan sound Cult Leader dalam album mereka ini jauh lebih menghancurkan. Layar demi layar distorsi yang terus menerus menghantam, meledakkan suara sonik yang membuat kita meminta lagi dan lagi. Direkam oleh Kurt Ballou dari Converge, bisa jadi memang Lightless Walk tidak untuk semua orang yang menyukai musik brutal. Namun mereka yang menyukai musik heavy dan juga sedikit raw, perlu menyimak album ini karena Lightless Walk bagaikan sebuah black hole yang akan menyerap energimu habis tanpa harus merasa lelah.


arian-tribulation

TRIBULATION Children Of The Night [Century Media]

Berawal memadukan sound black metal dengan death metal, album ketiga Tribulation ini berprogresi menjadi lebih dari sekedar subgenre metal yang sebelumnya saya sebutkan. Children Of The Night memiliki banyak hook dalam aransemen lagu-lagunya, dan disajikan dengan mix antara sound modern dan vintage. Vintage disini mungkin tidak mengarah kepada occult rock yang sedang banyak diminati dalam musik metal, tapi lebih kepada bagaimana In Solitude mengemas musiknya dengan vintage feel. Saya suka bagaimana Tribulation memutuskan untuk mempertahankan vokal metalnya dan tidak menjadi clean singing, karena sepertinya kalau iya mereka justru terjebak kepada apa yang akan dilakukan oleh band-band lain dalam progresi karyanya. Sebuah lompatan baru dan berhasil dari Tribulation.


arian-cryptsermon-cover

CRYPT SERMON Out Of The Garden [Dark Descent]

Doom metal tradisional a la Candlemass yang diusung Crypt Sermon asal Philadelphia, Amerika Serikat ini ternyata memang sesuai hype-nya ketika pertama mereka muncul dengan rekaman Demo MMXIII. Terlepas dari kemungkinan terdengar sebagai oksimoron, Out Of The Garden sebagai album doom terasa menyenangkan ketika didengarkan. Lagu-lagu yang solid, detil dan memiliki aransemen bagus dalam album ini membuat Crypt Sermon menjadi terdepan dalam skena doom metal dunia. Gagah.


arian-cloud rat

CLOUD RAT Qliphoth [Halo Of Flies]

Salah satu rilisan hardcore punk/grind esoterik tahun ini, Qliphoth tanpa ragu membuktikan rekaman keempat ini adalah rekaman terbaik mereka sejak eksistensi mereka. 17 tracks intens, chaotic dan juga melodius: ada sentuhan shoegaze juga dalam kebrutalan mereka.


arian-leviathan

LEVIATHAN Scar Sighted [Profound Lore]

Instrumentalis di belakang Leviathan, Jef Whitehead, memiliki karakter vokal black metal yang unik sejalan dengan orkestrasinya yang sakit. Scar Sighted merupakan album yang memperlihatkan skill Whitehead dipadukan dengan visi gila melahirkan sebuah karya yang impresif. Musik metal ekstrim yang naik ke level baru, dan tidak harus berasal dari negara-negara Skandinavia.


 

arian-pressing on

PRESSING ON Demo 2015 [self released]

Ini adalah straight forward hardcore punk bertemu dengan vibe d-beat a la Deathreat, From Ashes Rise, atau mungkin bisa kita sebut Portland, Oregon sound? Meskipun dengan malas diberi tajuk Demo 2015, tapi kulitas rekamannya sama sekali tidak tersirat seperti demo, justru sangat serius seperti sebuah rekaman final. Looking forward for this band’s debut release.


arian-The_Body___Thou_-_Released_From_Love___You__Whom_I_Have_Always_Hated_1420905966

THE BODY AND THOU You, Whom I Have Always Hated [Thrill Jockey]

Kekuatan dari rekaman ini adalah perpaduan dua unit sludge/doom metal yang memaksimalkan effort mereka ke dalam karya rekaman. You, Whom I Have Always Hated adalah album yang heavy dengan kolaborasi yang tidak main-main. Sound The Body terasa mampu mengatur dan memaksimalkan bagian-bagian overdrive Thou, misalnya dengan noise mid-range. Mungkin memang tidak terlalu mendobrak teritori baru dalam musik metal kontemporer, tapi ini menghasilkan sebuah senyawa natural yang semakin depresif dan berat.


arian-ilsa

ILSA The Felon’s Claw [A389 Recordings]

Ilsa akan menyayat kulitmu dan tidak akan memberi rasa kasihan sebagaimana kebencian mereka terhadap umat manusia sangat besar ke titik tidak peduli. Album ini terasa mengerti kedalaman dari suatu kebejatan, dan mereka tidak ragu untuk membaginya dengan dunia. Tidak ada suatupun dengan Ilsa yang tidak jahat, dan anggap saja ini sebuah peringatan dini.


arian-ken mode

KEN MODE Success [Season Of Mist]

Success mungkin memang album yang menyatukan lagu-lagu ‘kotor’ ke dalam satu album yang keren: gitar yang menggeret kencang, drum yang berdentum lebam, dinding bising bass. Sebuah siksaan sonik yang seru.. hanya kalau kalian siap.


arian-condition

CØNDITIØN Actual Hell [Iron Lung]

Para titisan Discharge sudah jauh berkembang, dan Cønditiøn merupakan salah satu titisannya, hanya saja secara musik d-beat-nya lebih dekat kepada Bastard atau Framtid, and it’s a good thing. Hanya berdurasi total sekitar 14 menit, tapi terasa lebih dari cukup saking intensnya. Cønditiøn tidak takut akan perubahan dinamis, tidak seperti kebanyakan band d-beat yang cenderung tidak menawarkan sesuatu yang baru. Riff-riff heavy yang ditawarkan mereka juga terasa garang.


arian-revenge

REVENGE Behold.Total.Rejection [Season Of Mist]

Antara riff-riff yang doomy dengan shredding yang super cepat, mengindikasikan kalau duo Kanada ini memiliki genggaman yang kuat pada fondasi metal, berinovasi tanpa harus mengasingkan pendengar. Behold.Total.Rejection akan menakutkan bagi mereka yang menyukai metal dengan aman, sementara mereka yang mampu bertahan dengan brutalitas akan mendapatkan kepuasan tersendiri.


arian-KPR

KELOMPOK PENERBANG ROKET Teriakan Bocah [Double Deer Music]

Merayakan sound rock Indonesia ’70an tapi dikemas dengan jenius sehingga tidak sekedar hendak mengulang sound vintage era tersebut, tapi juga semangat pemberontakannya tanpa mengesampingkan musikalitasnya secara penulisan lagu dan live performance-nya. Kelompok Penerbang Roket are for real!


 

 

HONORABLE MENTIONS:

 

INTENNA Helter Skelter [Barongsai Records]

CORRECTION HOUSE Know How To Carry A Whip [Neurot Recordings]

GHOST Meliora [Spinefarm]

KILLING JOKE Pylon [Spinefarm]

KYLESA Exhausting Fire [Season of Mist]

MOTÖRHEAD Bad Magic [UDR/Motörhead Music]

BARONESS Purple [Abraxan Hymns]

FALSE Untitled [Gilead Media]

BARASUARA Taifun [Juni Suara Kreasi]

WINDHAND Grief’s Infernal Flower [Relapse]

ACID KING Middle Of Nowhere, Center Of Everywhere [Svart]

HIGH ON FIRE Luminiferous [eOne]

MGLA Exercises In Futility [Northern Heritage]

 

 

 

 

 

Please follow & like us :
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://lawlessjakarta.com/reviews/13-favorite-recordings-of-2015-arian13-lawless-jakartaseringai-2.html">
Twitter