THROTTLE TWISTING SUNDAY

TTS a.k.a Terrorizing The Streets. Sebuah sore dimana jalanan sekitar Jakarta Selatan dan Pusat dikuasai oleh berandalan beroda dua yang bising.

30 Desember 2012, satu hari sebelum orang-orang pada sibuk pesta barbecue dan mabuk-mabukan di bar kesayangan mereka merayakan tahun baru. Jam 15.30 sore itu gue dan Adib, jurnalis dari webzine otomotif ManiakMotor, berangkat dari Lawless Jakarta menuju Rocket Company di kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Kami tiba disana sekitar jam 16.00 dan sudah terlihat banyak motor custom yang cantik terparkir di sekitaran sana. Throttle Twisting Sunday adalah acara kumpul-kumpul pria macho bermotor yang digagaskan oleh Rocket boys. Selain berkumpul dan riding, di markas Rocket juga disediakan beer gratis, pemutaran film-film hot rod di TV 42” mereka, dan juga memanggil Rio, seorang seniman pin-striping yang menjual jasanya di tempat dengan harga super diskon. Bikes, buddies, booze? Sounds like fun! Although babes were missing in the picture. Satu-satunya wanita yang gue lihat ikutan acara ini adalah teman baik gue Nadya, yang sudah bersuami pula, yang suaminya juga sahabat gue pula si Rizky Mandra, baru punya anak pula, jadi udah gak mungkin bisa digodain. Resmi bisa dibilang sore itu miskin cewek lah. Mungkin lain kali bisa lah bikin TTS part 2 di parkiran hotel Alexis jam 04.30 pagi pas bubaran Uzbek.

Jam 16.30 para peserta yang dikomandani oleh Big Bor Vero bersiap dan berangkat untuk meneror jalanan. TTS ini adalah acara kumpul segala jenis motor tapi basically bukan motor yang sehari-hari elo lihat di jalanan menerobos lampu merah, naik ke trotoar dan ugal-ugalan. Hampir 80% dari jumlah motor yang hadir adalah motor custom dari berbagai merk dan ukuran. Ada Honda CB125ss café racer, H-D Softail custom 2000cc, banyak jenis Triumph teman-teman dari Troupé Brut Rides, Vespa baru dan vintage, sampai Yamaha RX King street tracker. Bertolak dari SCBD kami menuju daerah Tendean untuk isi bensin dan langsung meneruskan riding ke jalan Kuningan. Sore itu adalah acara riding yang cukup santai apalagi untuk gue pribadi karena kopling motor gue perlu disetel ulang jadi mau bejek gas dalam-dalam juga tetap gak lari kencang. Sepertinya berada di buntut rombongan juga seru apalagi sering difoto karena biasanya fotografer rombongan juga tertinggal riding di belakang haha!

 

 

Dari Kuningan kami melesat terus ke bilangan Monas dimana kami sempat berhenti sebentar untuk minum dan menikmati sebatang rokok sambil (lagi-lagi) foto-foto. Bikers sadar Instagram. Cuaca terlihat mulai mendung dan sore itu semakin cepat menggelap. Rombongan memutuskan untuk kembali ke markas Rocket untuk makan pizza dan stok beer pun masih banyak disana. Plus tukang kopi sepeda, Teh Botol dan bakso Malang sudah semakin oportunis mendekat ke tempat setopan kita di Monas. Takut kalau ada satu orang yang mulai jajan bakso dan yang lainnya ngiler beli juga malah nanti jadi 2 jam kita berhenti disana. Nongkrong belum lengkap tanpa ada tukang jajanan mendekat. Jakarta banget.

 

 

 

Sekitar jam 18.15 kami sudah kembali di SCBD. Ya, memang ini adalah acara riding yang sangat singkat, but who cares?! Tapi mungkin hanya 50% dari total jumlah motor yang berangkat yang akhirnya sampai lagi disana. Biasa lah, kalau sudah ngegas biasanya pada berpencar di jalan pulangnya. Takut dicari bini mungkin. Pergi dicariin, pulang diomelin.

 

oleh sam_bram.

Please follow & like us :
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://lawlessjakarta.com/blog/throttle-twisting-sunday.html">
Twitter