SEKEPAL ASPAL INDONESIA 2014. A NIGHT TO REMEMBER

Tanggal 24 Agustus 2014 kemarin merupakan sebuah hari bahagia untuk kami dan semoga juga untuk teman-teman yang hadir di perhelatan “Sekepal Aspal Indonesia – Motoart Exhibition 2014”. Bermodal nekat dan support dari teman-teman, kami membulatkan tekad untuk membesut acara ini untuk kedua kalinya.

Tidak mudah memang, at least buat kami, untuk bisa menggaet sponsor besar yang mau mengucurkan dana ratusan juta untuk sebuah acara kumpul-kumpul apresiasi budaya kustom roda dua. Walaupun begitu, tanpa perlu dana ratusan juta, sekedar bermodal dengkul dan support dari teman-teman tadi, acara ini bisa terlaksana juga. Ada 2 hal sederhana yang ingin kami capai dan juga mungkin teman-teman kami dari skena kustom kulture lokal dengan terlaksananya Sekepal Aspal Indonesia – Motoart Exhibition.

Lawless_SAIME14_27

Lawless_SAIME14_28

Lawless_SAIME14_3

Lawless_SAIME14_2

Lawless_SAIME14_26

 

Lawless_SAIME14_6

Yang pertama kami ingin menghapus gap antara si “motor besar” dan si “motor kecil”, karena suka atau tidak memang inilah faktanya dan jarak ini memang ada. Harapan kami, dengan dilatari kesamaan ketertarikan dan passion akan Kustom Kulture, maka perbedaan itu bisa lebur. Gak gampang sih, tapi apapun jenis motornya mau besar atau kecil kalo keren yah keren aja dan memiliki hak yang sama diatas seluruh aspal Indonesia. Dan satu hal lagi, yang membuat skena ini bisa bertahan selama puluhan tahun, berkembang, dan berevolusi lintas generasi dan budaya, adalah fakta bahwa “kustom speaks beyond boundaries“. Tidak ada batasan kapasitas mesin, brand motor, latar belakang pribadi dan hal-hal lain yang mengkotakan para penikmat kustom roda dua.

Lawless_SAIME14_1

Lawless_SAIME14_9

Lawless_SAIME14_5

Lawless_SAIME14_8

Hal kedua yang ingin kami capai adalah agar bisa ikut memajukan skena kustom kulture lokal untuk bisa lebih berbicara di skena internasional, paling tidak di skena kustom kulture regional Asia Tenggara, selain tentunya agar pelaku-pelaku di dalam skena lokal bisa saling support dan terhidupi dengan layak dari skena yang kita cintai ini. Seperti yang kita tau, kustom kulture tidak hanya sekedar urusan modifikasi motor dan bau oli, kalo urusan itu Indonesia cukup megang lah. Tidak bisa dipungkiri juga bahwa kustom kult sudah menjadi sub-culture yang berkembang lintas disiplin dan industri baik musik, seni, fashion bahkan sampai ke sektor pariwisata contohnya. Apabila industri dan budaya di sektor-sektor tersebut maju berkembang dan saling support, gw yakin skena Kustom di Indonesia bisa berbicara lebih banyak dan juga memberikan lebih banyak kepada pelaku dan penikmat kustom kulture lokal.

Lawless_SAIME14_22

Sekepal Aspal tahun ini secara skala acara dan konsep mungkin tidak ada perubahan yang signifikan dari acara tahun lalu. Tetapi dari segi exhibiting artist dan motor yang dipamerkan sudah lumayan bisa merangkul lebih banyak teman-teman dari skena kustom lokal untuk terlibat. Ini bisa dilihat dari jumlah exhibiting artist yang lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk motor-motor custom yang ditampilkan juga sudah lebih berkembang. Selain melibatkan custom shop teman-teman yang sudah support sejak Sekepal Aspal pertama seperti Kick Ass Choppers, Flying Piston Garage dan Retrogrades Slaughter House, ada beberapa custom shop dan komunitas lain yang ikut berpartisipasi. Kalo untuk tahun lalu ada gerombolan Naskleeng 13 dari Bali sebagai salah satu exhibitor, kali ini tidak sekedar teman-teman dari Jakarta dan Bandung, tetapi juga Brodonolo Garage dari Kebumen, Jawa Tengah ikut support dan berpartisipasi sebagai exhibitor. Untuk jumlah pengunjung yang datang pun konon jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Jujur saja ini semua diluar ekspektasi kami, baik dari segi support dari teman-teman dan jumlah pengunjung yang datang. Pengunjung yang datang berangkat dari berbagai kalangan, dari penikmat bagger akhir minggu, club dan komunitas, bengkel, builders, musisi dan seniman dan banyak lagi. Semua lebur dan saling respect di tengah keriaan hari itu. Baik yang di dalam maupun yang di parkiran semua terlihat menikmati. Karena selain motor dan artwork yang di pajang di dalam, keragaman jenis motor yang ada di parkiran pun sudah menjadi satu daya tarik tersendiri untuk pengunjung yang datang.

Lawless_SAIME14_23

Lawless_SAIME14_7

Adapun line up artist dan motor yang di eksibisikan di Sekepal Aspal Indonesia 2014 tahun ini terdiri dari:

Motor:
1. Pickers Store/Retrogrades Slaughter House: 1974 Yamaha XS 650
2. Uton Galgari: 1978 FX Shovelhead
3. Kick Ass Choppers: 2000 Harley Davidson Sporster
4. White Collar Bike: 1979 Honda CB 750
5. Flying Piston Garage: 2000 S&S Evolution & 1997 Harley Davidson Sportster
6. Six Volt Kustom: 2006 Harley Davidson Sportster
7. Seger Waras: 1995 Honda Astrea Grand & Honda C70
8. Swengskoy: 1994 Suzuki A100 Econos
9. Brodonolo Garage: 1979 Yamaha XS 650

Artwork:
1. WEV2K
2. Ones
3. Irvine
4. Boyan
5. Lambang
6. MasBayas
7. Nara Pratama & Karina Sokowati
8. Unionwell
9. “Acan” Rafsan Yuono
10. Thrive Motorcycles
11. Rio Bronx
12. Kallos Hand Lettering

Untuk tahun ini Sekepal Aspal diadakan di Beergarden Menteng, pintu dibuka untuk umum tepat jam 16.00. Sore itu parkiran Beergarden dan sekitarnya dibanjiri oleh ratusan motor custom beragam jenis. Setelah dimanjakan oleh deretan motor custom di parkiran, di dalam pun acara berlangsung meriah. Selain disuguhi oleh karya-karya ciamik dari artist pilihan, motor-motor custom yang dipajang pun membuat mata betah memandang dan mengamati setiap detailnya.

Lawless_SAIME14_24

Lawless_SAIME14_21

Lawless_SAIME14_4

Lawless_SAIME14_25

Selepas maghrib acara dimeriahkan oleh penampilan akustik oleh The Riot Cub yang di motori oleh Buluk Superglad yang juga anggota gerombolan Choppy Cub berandalan “Seger Waras” dan dilanjutkan oleh band rock and roll Kick Your Motor Noise. Semakin malam venue pun semakin ramai, selain disuguhi hiburan secara visual dari artwork dan motor yang dipajang, para pengunjung pun terlihat larut dalam obrolan seputaran motor dan menikmati suasana, apalagi setelah beberapa gelas bir, biasanya orang-orang bisa menjadi lebih akrab hahaha. Secara keseluruhan kami cukup puas dengan apa yang bisa kami persembahkan dengan segala keterbatasannya, walaupun masih cukup banyak PR yang harus diperbaiki lagi agar event Sekepal Aspal Indonesia bisa menjadi acara rutin tiap tahun dan menjadi bagian dari rangkaian acara Kustom Kulture yang ditunggu di Indonesia.

Lawless_SAIME14_14

Lawless_SAIME14_15

Lawless_SAIME14_19

Lawless_SAIME14_12

Lawless_SAIME14_17

Lawless_SAIME14_13

Lawless_SAIME14_16

Bayangin aja kalo dalam setahun rutin ada beberapa event kustom, seperti contohnya Custom War di Bali yang di prakarsai oleh Naskleeng13, terus Jogja dengan Kustomfest, Bandung dengan BBQ Ride pasti skenanya akan lebih maju dan berwarna. Karena tiap event punya konsep dan cita rasa yang berbeda dan keunikan masing-masing.

Selain ajang kumpul-kumpul, event-event ini juga menjadi ajang silaturahmi antara penikmat budaya roda dua sekaligus menjadi networking hub untuk para pelaku-pelaku di skena ini. Dua hal tersebut menjadi penting apabila dikaitkan dengan impian kita memajukan kustom kult Indonesia. Agar bisa membentuk sebuah ikatan antara pelaku dan penikmatnya dan menjadikan skena lokal semakin solid. Kenapa hal ini menjadi penting? Karena apabila skena kita sudah sedemikian solid-nya, akan mudah untuk kita bisa saling support, berbagi ilmu dan saling memberikan inspirasi antara sesama penggiat kustom kult lokal. Apabila skena kita sudah terbentuk dan solid maka kita bisa maju bersama membawa kustom kult Indonesia ke skena yang lebih luas. Untuk saat ini hubungan pelaku lokal dengan pelaku-pelaku kustom kulture Asia Tenggara bahkan internasional sudah terjalin cukup baik. Salah satu barometernya bisa dilihat dari banyaknya orang Indonesia yang datang ke event-event besar di region Asia Tenggara seperti Art Of Speed di Malaysia contohnya. Begitupun sebaliknya banyak teman-teman penggiat kustom kult dari Malaysia, Brunei dan Singapore yang datang ke event-event kustom lokal seperti Kustomfest di Jogja, dan jumlahnya pun setiap tahun semakin banyak. Bisa juga dilihat dari semakin banyak motor custom karya anak negeri yang di-feature di media internasional. Ini adalah salah satu bentuk nyata support antara pencinta kustom kult antar negara dan di Asia Tenggara khususnya yang sudah terjalin dengan baik. Bukan tidak mungkin di tahun yang akan datang seiring dengan semakin kuatnya kerjasama di skena Asia Tenggara, kita bisa menjadi sebuah skena yang layak di perhitungkan di dunia per-kustom-an dunia. Industrinya semakin berkembang, pelakunya hidup sejahtera, penikmatnya semakin tentrem. Kalo kita bisa saling support, tidak membeda-bedakan, stop saling ngomongin di belakang, niscaya skena tercinta ini bisa tetep langgeng dan budayanya bisa terwariskan dan terekam dengan baik untuk generasi setelah kita.

Lawless_SAIME14_10

Lawless_SAIME14_11

Lawless_SAIME14_20

Lawless_SAIME14_18

Untuk kedepannya kami berharap Sekepal Aspal Indonesia bisa menjadi annual event yang bisa memberikan warna dan dinanti di skena permotoran lokal. Dan bisa menjadi ajang temu kangen untuk teman-teman dan siapapun yang menggilai budaya roda dua. We’re gonna keep it simple, intimate, neutral, and curated.

Last but not the least, kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah memberikan support dan percaya dengan apa yang kami lakukan. Big shout-outs untuk teman-teman dan sponsor: BeerGarden, Telkomsel, Troupe Brut Rides Industry, Altos, Jägermeister, MotorPlus, Flash Rabbit Garage, DNMT Bali, Seger Waras, Swengskoy, Forstand Projekt, Naskleeng13, Penny Jakarta, dan Unionwell.

We’ll see you on #SekepalAspal15!!

Tulisan oleh Wra Bakti dari SSMC.
Foto-foto oleh Jamal Malik dan Sam Bram dari Lawless Jakarta.

 

Please follow & like us :
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://lawlessjakarta.com/blog/sekepal-aspal-indonesia-2014-a-night-to-remember.html">
Twitter