SAIME 2015. IDE GILA YANG JADI NYATA

Ketika lo punya ide-ide gila bersama teman-teman lo yang kalian anggap mustahil, jangan ragu untuk mencoba mewujudkannya. Karena siapa yang tau kalau suatu hari nanti, ide-ide itu akan menjadi sesuatu yang besar.

lawless_saime15_header

Sedikit bercerita tentang sejarah adanya SAIME, gue masih inget sekitar tahun 2011, gue, Mandra, dan Wira terkesima melihat event-event pameran motor, artwork, dan showcase musik kecil seperti Brooklyn Invitational, dan Oil & Water Exhibition. Kami tau event-event seperti ini dari internet dan majalah. Bertukar link atau foto via email sudah menjadi menu sarapan kami sehari-hari. Saat itu situs Vimeo masih belum diblok oleh Menkominfo dan setelah nonton satu video langsung bersambung ke video lainnya yang related. We were deeply inspired.

“Asik ya bor kalo kita bisa punya event kaya gini di Jakarta” ujar kami kepada sesama. Kecil, intim, hangat, terkurasi, dan pastinya menyenangkan.

Membuat event seperti ini akhirnya menjadi mimpi kami bersama. Memperkaya kustom kulture Indonesia yang sudah kaya, memperseru skena custom yang sudah seru ini, supaya karya teman-teman lokal kami bisa lebih dikenal khalayak luas, dan sukur-sukur kalau mereka nantinya bisa hidup dari passion yang mereka jalani dengan tekun ini. Dan pastinya besenang-senang dalam melakukannya.

Gue sendiri mungkin masih terhitung sebagai ‘anak motor baru’ dibanding mereka berdua. Gue baru punya motor pertama gue BMW R25 tua yang standar pada tahun 2006 setelah gue punya uang sendiri yang cukup untuk membelinya. Gue masih ingat dulu gue beli motor itu di club house BMW di Pejompongan ditemani oleh Arian13. Sedangkan di tahun itu mungkin Mandra dan Wira sudah pernah touring kemana-mana. Mereka juga adalah dua dari beberapa orang yang akhirnya berhasil ‘meracuni’ gue untuk punya motor custom. Beberapa tahun setelah itu akhirnya gue jual motor gue untuk membangun motor custom.

Setelah sekitar satu tahun kami mengidam-idamkan event seperti yang tadi gue jelaskan, akhirnya kami memutuskan untuk membuat event sendiri. Saat itu toko gue dan Arian13 yang bernama Howling Wolf baru saja bergabung dengan Pistone milik Ucup dan Gofar menjadi Lawless Jakarta. Sedangkan Mandra dan Wira tergabung di Saint&Sinners Motorclothes (SSMC). Akhirnya Lawless dan SSMC sepakat untuk berkolaborasi membuat sebuah event yang kami namakan Sekepal Aspal Indonesia: Motoart Exhibition (SAIME). Bermodalkan proposal yang jelek kami mencoba jalan untuk menjual konsep ini kepada sponsor-sponsor kecil yang mungkin tertarik untuk mendanai. Walau rencana eventnya kecil tetapi ternyata banyak juga kebutuhan dananya kalau kami harus tanggung dari kantong sendiri. Entah karena eventnya dinilai gak jelas, gak kredibel, gak besar, atau bagaimana, sepanjang tahun 2012 kami gagal untuk mendapatkan sponsor dan SAIME belum bisa dijalankan.

Di tahun 2013 kami berpikir untuk membuat acara ala kadarnya dengan ‘menodong’ teman-teman dekat kami untuk (ibaratnya) patungan mendanai event gak jelas ini. Kami pikir, “Gak apa-apa deh ‘bunuh diri’ dan ‘buang duit’, yang penting ada event seperti yang kita mau’. Akhirnya kami berhasil untuk membuat SAIME pertama di tanggal 24 Februari 2013 di Kopitiam Tan, SCBD. Tempatnya kami dapat secara gratis, bahkan tempat tersebut memberikan kami sedikit sisaan dana dari sponsor yang sudah kontrak branding disitu. Sisanya adalah hasil barter dari sponsor kecil, jual space berupa meja untuk teman-teman berjualan, kenalan band-band yang mau main dengan bayaran minimum, kenalan builders dan artists yang dengan suka rela berangkat dan memajang karyanya, uang patungan dari teman-teman seperjuangan kami, dan pastinya ditambah dengan uang dari kantong kami sendiri. Dikerjakan bersama teman-teman sejak Minggu dini hari sampai dengan Senin dini hari. Bahkan mungkin bisa dilihat dari poster, video, dan foto pun kami kerjakan sendiri sebisanya. Badan rontok, tangan lecet, tapi hati senang. It was a great monumental day.

lawless_jakarta_SEKEPAL_ASPAL_POSTER_FINAL_blog2

Lanjut ke tahun 2014 kami mendapatkan kesempatan lagi untuk membuat SAIME di Beergarden, Menteng. Masih dengan konsep pendanaan yang kurang lebih sama kami nekat untuk jalan lagi. Selagi kami masih ada tenaga dan waktunya, alangkah sayangnya kalau kami tidak coba lagi. Toh acara seperti ini tujuannya juga buat kami nimati sendiri. Namun kali ini, alangkah beruntungnya kami, mendapatkan lebih banyak bantuan dari teman-teman, juga support yang lebih banyak dari teman-teman media, dan mendapatkan antusiasme pengunjung yang lebih besar. Di tahun 2013 jumlah pengunjung yang hadir ke Kopitiam Tan adalah sekitar 300-an orang, sedangkan tanpa kami sangka yang datang ke Beergarden Menteng di tahun 2014 adalah sekitar 1200-an orang. Event kami lumayan membuat tukang parkir setempat kewalahan karena jumlah motor yang terlalu banyak untuk ditampung semua di daerah itu. Masih gue ingat kata-kata teman kami Arief Syahbani, seorang wartawan dan penggiat motor, menulis di artikelnya bahwa SAIME merupakan “Lahirnya embrio custom scene ibukota”. Bagaikan bensin yang disiram ke api, hasil dari SAIME 2014 menjadi semangat membara kami untuk terus jalan.

Lawless_sekepal_aspal

Di tahun 2015 ini kami kembali. Dengan persiapan yang jauh lebih matang, tim yang sudah bekerja keras akhirnya berhasil mengumpulkan 20 motor custom, 9 artist yang membawa karya untuk dipamerkan dan dijual dengan harga yang bersahabat, 16 tenants pengisi mini bazaar kami, 6 bands, dan 2 DJs di sebuah compound strategis di daerah Kemang. Sebuah kondisi yang jauh melebihi ekspektasi awal kami waktu pertama kali kami bercita-cita ingin membuat event seperti ini. It’s now bigger, better, stronger.

Lawless_SAIME-2015_poster-art

Lawless_SAIME_15_43

Lawless_SAIME_15_42

Lawless_SAIME_15_41

Lawless_SAIME_15_39

Lawless_SAIME_15_40

Lawless_SAIME_15_37

Lawless_SAIME_15_38

Lawless_SAIME_15_36

Lawless_SAIME_15_34

Lawless_SAIME_15_35

Lawless_SAIME_15_30

Lawless_SAIME_15_29

Lawless_SAIME_15_32

Acara dimulai dari jam 3 sore dimana tidak lama setelah pintu dibuka, pengunjung mulai ramai berdatangan. Teman-teman kami juga tak lama muncul bergerombol dengan motornya masing-masing. Di dalam ruang pameran, motor-motor dan karya-karya seni sudah diposisikan dengan sedemikian cantiknya oleh teman-teman dari Swengskoy, dengan ambience music yang dikurasi oleh Arian13. Gue tidak bisa banyak cerita tentang pendapat gue terhadap semua karya yang ada disini. Semuanya bagus dan gue gak tau mesti mulai cerita dari mana dan menceritakan apanya. Terlalu banyak yang bisa diceritakan. Biar foto-foto saja yang berbicara.

Lawless_SAIME_15_25

Lawless_SAIME_15_26

Lawless_SAIME_15_19

Lawless_SAIME_15_18

Lawless_SAIME_15_27

Lawless_SAIME_15_24

Lawless_SAIME_15_20
Lawless_SAIME_15_21

Lawless_SAIME_15_23

Lawless_SAIME_15_17

Lawless_SAIME_15_14

Lawless_SAIME_15_44

Lawless_SAIME_15_28

Lawless_SAIME_15_16

Lawless_SAIME_15_10

Lawless_SAIME_15_8

Lawless_SAIME_15_9

Lawless_SAIME_15_7

Seperti yang sudah gue sebut sebelumnya, event ini kami buat untuk juga kami nikmati sendiri. Setelah semua karya diposisikan pada tempatnya masing-masing, kami sampai sempat lupa sejenak untuk mengambil foto, menyapa teman, bahkan mengurusi booth-booth yang masih dalam proses loading. Maaf, kami terkesima sendiri dengan karya-karya itu haha. Beberapa dari kami bahkan sudah colongan membeli duluan artwork yang dijual pada hari itu.

Lawless_SAIME_15_31

Lawless_SAIME_15_33

Lawless_SAIME_15_15

Lawless_SAIME_15_12

Lawless_SAIME_15_13

Lawless_SAIME_15_6

Lawless_SAIME_15_22

Lawless_SAIME_15_2

Area bazaar dan makanan juga tidak henti-hentinya melayani pengunjung yang belanja atau sekedar bertanya. Diperkirakan jumlah total pengunjung SAIME 2015 adalah sekitar 4000 orang. Sekitar jam 4.30 Kief membuka panggung di music terrace sederhana kami. Sejak itu penonton tidak berhenti-henti moshing dan bernyanyi bersama. Sempat juga kami bagikan dua hadiah dari Jägermeister dan dari teman kami, Art Of Speed Malaysia untuk Parking Lot Pick tahun ini. Dilanjutkan dengan DJ Heru K, Sentimental Moods, SURI, Leonardo And His Impeccable Six, Kelompok Penerbang Roket, kemudian diakhiri oleh Kelelawar Malam dan ditutup secara keseluruhan oleh DJ Indra7.

Lawless_SAIME_15_45

Lawless_SAIME_15_46

Lawless_SAIME_15_5

Lawless_SAIME_15_3

Lawless_SAIME_15_4

Lawless_SAIME_15_47

Lawless_SAIME_15_1

Lawless_SAIME_15_48

Lawless_SAIME_15_49

Lawless_SAIME_15_50

Gue masih ingat waktu berdiri sendiri sore-sore di pinggir parkiran event yang sudah penuh sesak dengan motor, bernafas menikmati serunya suasana hari itu dan berpikir, “Gila, beruntung banget gue sama anak-anak bisa dikasih berkah kesempatan untuk bikin acara kaya gini.”

[Aerial Video of SAIME 15. Full video still in progress]

 

Oleh Sam Bram.

Photos by Forstand Projekt and Ucok Olok.

[Aerial video of SAIME 15. Full video still in progress]

Video by Raka Desta.
Music by Komunal ‘Higher Than Mountain II’.

Tim panitia SAIME 2015 berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada teman-teman, para builder, artist, sponsor, tenants, bands, DJs, pengunjung, dan semuanya yang mendukung, menyebarkan info, atau mendoakan kesuksesan event ini. Dengan segala kerendahan hati, mohon maaf jika ada kekurangan apapun dalam handling kami terhadap event ini. Kami belajar setiap hari supaya tahun depan lebih baik lagi.

Kedux Garage, Moonstone Garage, Queen Lekha Kustom Supply, Sofieskull Choppers, Brodonolo Garage, Retrogrades Slaughter House, Backyard Customs, Puspa Kediri Custom, Kickass Choppers, Nyam Nyam Kustom, Flying Piston Garage, Ulah Adigung Project, Ipoel Choppers, Lemb Inc., Thrive MC, @radioshark, Freeflow Kustom Painting, Rio Bronx Pinstriping, Loserkill Paintwork, Takjemujemu, Wirosatan, Ramapenyu, Swengskoy, Handi Denadi, Imam Palors, Ucok Olok, Murdock Moonrow, Dantetone, Anggarez, Free Cut, Sentimental Moods, Kelompok Penerbang Roket, Kelelawar Malam, Leonardo And His Impeccable Six, SURI, Kief, Heru K, Indra7, Wrench Wheels, Elders Helmet, NK13, Altos, Penny Jakarta, Tiger Timmy, ONX Idea Studio, Kingbrown Pomade, xRMBLx, Taco Local, Sloppy Bro, Troupe Industry, Forstand Projekt, Swengskoy, ForBALI, naikmotor.comONX Idea Studio, thegaspol.com.
Special thanks untuk Unity Pitstop, Astra Motor Jakarta, Levi’s, Jägermeister.
[Mohon maaf jika ada yang ketinggalan atau salah penulisan. You know we thank you]
Berikutnya SAIME akan merilis sebuah coffee table book tentang potret skena kustom kulture hari ini. Rencana akan kami rilis bulan September di Jakarta. Stay tuned for more updates about the launch party!

 

Please follow & like us :
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://lawlessjakarta.com/blog/saime-2015-ide-gila-yang-jadi-nyata.html">
Twitter