“MERAPIHKAN” JAKARTA

Lawless_DGR_10

Untuk kali keduanya kami menjadi host untuk The Distinguished Gentleman’s Ride (DGR) di Jakarta. Setelah libur selama 1 tahun akhirnya bisa kembali riding keliling kota, bersenang-senang dengan teman-teman bahkan di seluruh dunia, memakai pakaian rapih ala kawinan untuk sebuah tujuan baik. Senang sekali tahun ini kami bisa berbagi keriaan dalam acara yang sama dengan teman-teman yang berada di kota-kota lain di Indonesia seperti Bandung, Jogja, Solo (Surakarta), dan Bali.

Sedikit cerita tentang bagaimana sepak terjang kami untuk mencoba mengorganisir acara DGR tahun ini. Sejak beberapa bulan yang lalu Mark Hawwa, punggawa asli dari DGR asal Sydney Australia mengontak para host dari tahun sebelumnya via email. Dia menanyakan apakah kami bersedia untuk menjadi host lagi untuk tahun ini. Tanpa pikir panjang saya pribadi langsung menerimanya.

Alangkah senangnya saya waktu menerima kabar bahwa DGR tahun ini disponsori secara global oleh Triumph Motorcycles. Saya langsung teringat teman-teman baik saya di Troupe Industry yang pasti akan sangat senang sekali mendengar kabar ini. Dengan atau tanpa Triumph pun, saya memang sudah berencana untuk meminta bantuan teman-teman Troupe dan “tetangga-tetangga” lain di Kemang, sebagai orang-orang terdekat kami, untuk bersama-sama menjalankan acara ini.

Lawless_DGR_Poster

Setelah flyers yang resmi disebarkan di media sosial, respon dari teman-teman skena motor custom dan klasik, berikut berbagai media online dan televisi menunjukkan antusiasme mereka yang sangat besar. Saya sejujurnya tidak menyangka bahwa akan menarik perhatian segini banyak pihak, karena DGR tahun lalu tidak seperti ini. Banyak sekali wawancara dan liputan yang saya harus jalani yang bertujuan untuk memberitakan DGR ini.

Berikut adalah wawancara saya, Riezka Donalsha dari Troupe Industry, dan Rizky Mandra dari Sekepal Aspal Indonesia di Tonight Show Net TV yang tayang beberapa hari sebelum hari event:

DGR ini adalah acara amal yang gratis. Tidak diwajibkan menyumbang, tidak ditarik biaya apapun untuk riding. Bahkan mendaftarkan diri pun tidak wajib. Hanya saja untuk para riders mengetahui informasi rute hanya tersedia di website resmi DGR yang bisa dilakukan setelah mendaftar.

Banyak yang bertanya kepada saya soal rute, titik kumpul, waktu, dan lain-lain. Saya baca email dari DGR pusat berkali-kali, dan bisa saya pastikan bahwa semua host sejatinya dilarang untuk mempublikasikan informasi tersebut di luar website resmi. Bahkan di Facebook page resminya saja tidak boleh. Jadi saya dan tim mohon maaf jika ada kekurangnyamanan pada riders yang semula ingin mengikuti acara ini. Sebetulnya jika para riders mendaftar, hal-hal seperti ini tidak akan terjadi karena semua infonya lengkap di website. Oh, dan saya juga mendapat kabar bahwa website DGR apabila di-view dari mobile informasinya tidak selengkap kalau di-view dari desktop atau laptop. Hal ini sudah saya sampaikan kepada pusat, tetapi sepertinya tidak ada perbaikan yang berarti. Semoga tahun depan lebih baik.

Ada kota lain selain Jakarta yang memberikan informasi rute ridingnya. Buat saya sama sekali tidak masalah. Entah karena cuek atau nekat saja, atau belum baca semua ketentuannya. Justru bagus apabila ternyata tidak menuai komplain dari DGR pusat hahaha. Saya pribadi hanya ingin menjaga kepercayaan yang sudah diberikan kepada saya dan tim dan sekedar mengikuti aturan mainnya. Saya pun tidak bertanggung jawab bahkan berkoordinasi dengan hosts dari kota-kota lain luar Jakarta. Semua host memiliki tanggung jawabnya masing-masing.

Lawless_DGR_13

Lawless_DGR_14

Lawless_DGR_12

Lawless_DGR_11

Lawless_DGR_9

Lawless_DGR_1

Lawless_DGR_2

Lawless_DGR_8

Semua anggota panitia DGR yang saya tau adalah relawan, dalam arti kami semua tidak menerima uang atau keuntungan material apapun dari acara ini.

Tahun ini DGR di Indonesia berhasil diikuti oleh 690 riders dan mengumpulkan donasi sebesar $2193. Untuk Jakarta sendiri ada 191 riders dan donasi yang terkumpul sebesar $1016. Ini yang terdaftar. Yang tidak terdaftar tetapi mengikuti acara riding jauh lebih banyak lagi. Target donasi yang ingin dikumpulkan DGR dari seluruh dunia tahun ini sudah tercapai, bahkan melampaui cukup jauh. Semoga dengan gerakan ini kita bisa menghilangkan kanker prostat dari muka bumi suatu hari nanti. Selamat kepada kita semua!

Lawless_DGR_7

Lawless_DGR_6

Lawless_DGR_5

Lawless_DGR_4

Lawless_DGR_3

Berikut ini adalah official video dari The Distinguished Gentleman’s Ride Jakarta 2014. Maaf agak lama untuk kami merampungkannya karena banyaknya kegiatan yang sedang kami jalani akhir-akhir ini haha.

Video by Ilham Nuriadi, Forstand Projekt.
Music: “Bee” performed by The Re-Bops | therebops.bandcamp.com.

Sebagai pelengkap, berikut adalah beberapa video dari DGR Jakarta dan Bandung yang berhasil saya temukan di Youtube. Tentunya selain video ini, masih banyak video, artikel, dan liputan yang lain yang sudah dilakukan oleh teman-teman lainnya. Silakan mencarinya.

Saya juga masukkan sebuah video dari DGR Pekanbaru berikut ini, walau belum terdaftar secara resmi. Acung jempol! Let’s make it official next year, gents.

Banyak terima kasih banyak kepada Troupe Industry selaku sponsor lokal dan pelaksana, Forstand Projekt selaku partner dokumentasi, teman-teman Sekepal Aspal Indonesia selaku tim pelaksana, seluruh peserta DGR, seluruh teman-teman media; Net TV dan Mas Agus, Motor Plus dan Kang Endro, Kang Arief Syahbani, dan banyak lagi teman-teman media lain; teman-teman Lawless Jakarta, SSMC, Angga Djojosaputro dari Thrive MC selaku road captain, dan seluruh komunitas atau club yang mendukung dan menghadiri DGR tahun ini. Sampai jumpa tahun depan.

Tally ho!

Oleh Sam Bram.
Foto dan video resmi oleh Forstand Projekt.

 

Please follow & like us :
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://lawlessjakarta.com/blog/merapihkan-jakarta.html">
Twitter