MENYELAMATKAN GAYA HIDUP

Apa yang mau loe wariskan untuk anak cucu loe nanti?

Taken_from_m-stylemotorworks006

Pernah denger atau kepikiran dengan pertanyaan tersebut? Yup, memang semenjak punya anak, beberapa kali pertanyaan itu melintas di kepala gue. Ide untuk meninggalkan rumah, motor antik, dan mobil kuno, beserta estimasi biaya yang gue perlukan untuk mempersiapkan semua itu sudah mulai gue pikirkan dari sekarang. Tapi sebenernya, gue masih ingin memberikan sesuatu yang lebih untuk anak gue nanti: ilmu dan gaya hidup.

What?

Gue sangat bersyukur akan segala hal yang gue miliki saat ini, segala berkah rahmat curahan Tuhan YME melalui rezeki dan pemberian orang tua gue. Sangat bersyukur sampai-sampai gue ingin meneruskan segala berkah tersebut ke sang generasi penerus. Namun, menitikberatkan pada bagian SAAT INI, gue sangat khawatir bahwa apa yang ada di sekitar gue saat ini belum tentu akan ada juga pada saat anak gue meneruskan tongkat estafet kehidupan ini. Zaman akan berubah! *berat yah tulisan gue kali ini.

Balik ke topik, ilmu dan gaya hidup yang ingin gue teruskan di masa pertumbuhan anak gue nanti. Ilmu, merupakan sesuatu hal yang dinamis, berkembang seiring dengan perjalanan waktu. Namun, gaya hidup itu tak akan habis dimakan zaman, dan sayangnya, hal itu seringkali tidak berbanding lurus dengan sumber daya yang mendukungnya. Anak gue InsyaAllah akan tumbuh dan berkembang di keluarga yang gaya hidupnya banyak dikelilingi oleh relik-relik otomotif. Motor tua, mobil kuno, skuter 2-tak, dan juga musik hingar-bingar di garasi yang mengiringi kami nanti saat ngoprek bareng. Inilah yang bikin gue sangat khawatir saat ini, kelangsungan gaya hidup kami di masa depan. Apakah gue masih bisa melakukan semua itu NANTI?

Jujur, gaya hidup yang gue anut sangatlah berpusat akan bahan bakar fosil (baca: minyak bumi) yang diubah menjadi Bahan Bakar Minyak konvensional. Apa yang akan terjadi kalo nanti minyak bumi habis? Udah ada yang pernah ngebayangin itu belum? One thing for sure, ngajak anak gue untuk riding dengan motor listrik, bukanlah sebuah gaya hidup yang ingin gue wariskan nanti.

Kembali ke pernyataan bahwa ilmu merupakan sesuatu yang dinamis, mungkin ada hal-hal yang bisa kita antisipasi untuk mempersiapkan gaya kita hidup nanti di masa depan. Datsun 620 Turbo Diesel berbahan bakar gas? Full Aluminum Cylinder Block untuk modified Ford ’32 berbahan bakar Ethanol? Well, sepertinya Alcohol Powered Chopper terdengar sangat menarik untuk dipersiapkan menghadapi 2-3 dasawarsa ke depan. Ada ide menarik lainnya untuk menjaga gaya hidup ini?

Konon katanya kita meminjam bumi ini dari anak-cucu kita, sehingga kita wajib menjaga apa yang ada, memikirkan apa yang akan dibutuhkan di masa depan, berpikir 3-4 langkah ke masa depan, untuk memastikan mereka juga bisa menikmatinya seperti kita menikmatinya saat ini. Alternatif-alternatif yang lebih ramah lingkungan untuk hingar-bingar karburator sangar dan knalpot menggelegar di masa depan. Setidaknya, KITA bisa mempersiapkan gaya hidup yang berkesinambungan UNTUK MEREKA nikmati nanti.

Hot-rodders and chopperist are the real environmentalist!

Oleh Rizky Mandra dari SSMC.

 

Please follow & like us :
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://lawlessjakarta.com/blog/menyelamatkan-gaya-hidup.html">
Twitter