LAWLESS JAKARTA WENT CYCO WITH MIKO!

Seperti yang sudah kita semua ketahui bahwa band hardcore punk/thrash legendaris dari Venice, California, Suicidal Tendencies (SxTx) akan menghajar Jakarta pada tanggal 22 Juni 2013 di salah satu festival musik terbesar di Indonesia yaitu Java Rocking Land (JRL). Gue pribadi adalah seorang fans berat band SxTx ini, gue memiliki beberapa rilisan mereka yang gue dengarkan secara religius dan berulang-ulang, dan juga mengkoleksi merchandise dari SxTx yang sering sekali gue pakai manggung dengan band gue, Seringai. Betapa excited-nya gue begitu mendengar kabar soal konfirmasi kedatangan mereka ke Jakarta. Gue pikir lumayan nih gue gak perlu mahal-mahal mengejar konser mereka di luar negeri karena mereka adalah salah satu band wajib yang mesti gue tonton sebelum gue (atau mereka) meninggal. Suicidal Tendencies pertama kali bergabung pada tahun 1981 dimana saat itu gue pun belum lahir. Untuk sebuah band yang berhasil bertahan selama tiga dekade lebih, sudah bisa dibayangkan kalau mereka sudah ditunggu sangat lama oleh penggemar-penggemarnya di Indonesia selama setidaknya 10-20 tahun terakhir ini.

Sekitar seminggu yang lalu kami mendapat kabar dari panitia JRL bahwa Mike Muir, vokalis dari SxTx dan satu-satunya original band member yang tersisa berencana datang ke Jakarta lebih cepat. Show SxTx adalah Sabtu tanggal 22 Juni tapi Mike sudah akan datang dari hari Rabu siang 19 Juni, sedangkan anggota band yang lain baru akan tiba di Jakarta hari Jumat, satu hari sebelum show mereka. Diinformasikan lagi oleh pihak JRL bahwa Mike akan membawa temannya sekaligus videografer SxTx yang akan sekalian meliput kegiatan Mike disini. Menurutnya, Mike berminat untuk bisa bertemu dengan para fansnya di Jakarta, mungkin juga beberapa scenester musik lokal yang dapat diajak ngobrol bahkan diwawancara singkat untuk keperluan shooting videonya, atau sekedar hang out bersama mereka semua. Untuk memenuhi hal ini pihak JRL memilih Lawless Jakarta untuk bisa melaksanakannya. Did we say yes? Of course we did straight away! WTF!? Mike Muir mau datang ke Lawless?! Jangankan berkunjung, kalau mau sekalian nginep juga boleh saja. Mungkin mau sekalian jaga toko juga? Haha.

Setelah proses diskusi yang sangat singkat akhirnya kami memutuskan untuk membuat sebuah acara kumpul-kumpul kecil barbecue-an bersama teman-teman kami yang memang penggemar SxTX juga. Acara ini sengaja tidak kami publish sebelumnya untuk menghindari Lawless dibanjiri oleh ratusan penggemar lain yang pastinya ingin sekali untuk bertemu Mike. Maaf, karena Mikepun tidak menginginkan sebuah acara gathering yang terlalu besar dan ramai, so we kept it small. Setelah pertemuan terakhir kami dengan teman-teman JRL sebetulnya masih belum fixed apakah Mike nantinya akan betul-betul menepati kata-katanya untuk hadir di acara ini. Kabar pasti apakah Mike akan datang atau tidak akan diinformasikan kembali pada saat kedatangannya nanti, 1 hari sebelum rencana acara kumpul-kumpul ini. Karena mungkin adalah stereotype jika seorang artis atau musisi besar yang datang jauh-jauh dari negaranya, capek, ngantuk, jet lag, harus manggung dalam beberapa hari, mungkin juga agak sakit perut karena sok-sokan makan nasi goreng cabe rawit, untuk tiba-tiba merasa malas dan akhirnya membatalkan kedatangannya. Apalagi acara ini adalah acara senang-senang non kontrak. Tidak ada segala sesuatu yang mewajibkan dia untuk hadir disini selain mungkin membuat beberapa orang fansnya sedikit kecewa. We know Mike is angry, but moody Mike? Who knows.

“Hey, Mike mau tuh datang ke Lawless besok sore!” Wah, senang sekali kami menerima kabar ini hari Rabu sore LO Mike dari JRL, Data menelpon kami saat kedatangan Mike ke Jakarta. Tapi kok sore? Anak-anak pasti belum selesai kerja dan belum bisa ngumpul kalau sore. Data bilang kalau dia akan coba membujuknya untuk datang malam. Sepertinya Mike akan menjalani serangkaian acara selama masa dia disini.

Hari Kamis pagi kami dikabari bahwa Mike akan diinterview di Rolling Stone Magazine, kemudian lanjut interview ke radio Jak FM lalu langsung lanjut ke Lawless, Kemang. Gue pikir karena kantor gue dan Jak FM satu gedung yang sama maka gue akan mencoba berbicara langsung dengan Mike mengenai jam kedatangan yang ideal, sedangkan di Lawless, crew yang lain memutuskan untuk bersiap-siap mengadakan barbecue dengan atau tanpa Mike. Setibanya Mike di Jak FM langsung saja gue hampiri dan berkenalan dengannya. Dari perbincangan singkat kami ternyata Mike adalah orang yang sangat ramah, rendah hati dan suka melucu. Gue bilang ke dia kalau nanti malam para fans Suicidal mau membuatkan dia barbecue-an kecil di Lawless kalau dia mau datang. Dan dia bilang, “Sure, I’ll come by tonight”. Mantap! Kebetulan Mike merasa agak ngantuk jadi dia akan kembali ke hotel untuk tidur sebentar baru kemudian berangkat ke Kemang. Dan kami pun berfoto dulu.

Jam 7 malam di Lawless, Kemang teman-teman kami sudah mulai berdatangan. Data bilang kalau mereka berencana berangkat dari hotelnya jam 19.30 tetapi nyatanya ketika kami telpon pada jam itu Mike baru saja bangun tidur dan baru akan bersiap. Tidak apa, berarti kami punya lebih banyak waktu untuk berusaha menyalakan briket panggangan. Kami mendapat info kalau Mike tidak minum bir, tidak suka memakai narkoba apapun, tapi dia bukan seorang vegetarian, jadi kami menyiapkan semua  konsumsi yang kiranya akan diminta olehnya.

Sekitar jam 21.15 Mike Muir akhirnya sampai di Lawless! Tiba-tiba dia menyeruak dari balik semak-semak dan berteriak, “WHAT THE HELL IS GOING ON AROUND HERE?!”… Nggak deng haha. Tapi pasti akan lucu sekali kalau dia melakukannya dengan nada suara seperti di awal lagu “You Can’t Bring Me Down”. Dia tiba bersama bersama Data dan Pep Williams, sang videografer yang juga sekaligus sahabat lamanya sejak tahun 1984. Mereka sempat sedikit bertegur sapa dengan yang lain di tempat berkumpul sebelum akhirnya masuk ke dalam gedung untuk ngadem. Di lantai dua, tepatnya di kantor Lawless yang juga adalah studio gambar Arian13, kami sempat ngobrol dan Arian juga memberikan sebuah kenang-kenangan berupa gambar tangannya yang baru dibuat satu hari sebelumnya untuk Mike. Di tempat yang sama pula akhirnya teman-teman bergantian naik untuk meminta tanda tangan dan berfoto bersamanya. Bahkan dia sempat corat-coret papan tulis kantor.

Setelah selesai beramah-tamah di studio, Mike meminta untuk melihat toko Lawless di sebelah. Kami akhirnya mengantarnya untuk melihat dan memberikan tur kecil untuknya. Dia cukup terkesan dengan koleksi barang jualan Lawless dimana hampir semuanya ternyata adalah barang lokal dan sebagian besar adalah merchandise band. Kami sempat berfoto bersama di toko lalu kami lanjut ke studio Lawless Tattoo di atas.

Nah, di tempat ini Mike banyak menghabiskan waktu kunjungannya. Dia sempat memperhatikan sticker-sticker yang sangat banyak tertempel di pintu, menanyakan soal beberapa artwork yang digantung di dinding, bahkan sempat mencoba memakai topeng Bali yang dipajang disana. Kami sempat ngobrol cukup lama disana, mungkin sekitar sejam. Ngalor ngidul tentang apapun, dari mulai musik, budaya, Venice Boardwalk, Jim Muir sang kakak yang adalah seorang pro skater Dogtown, sejarah pertemanannya dengan Pep sang videografer, shitty tattoos, ekspor-impor, bahkan agama sampai keluarga. Dia terdengar benar-benar seperti anak tongkrongan.

Bahkan ternyata seorang Mike Muir juga suka lidi pedes jajanan anak SD!

Gue tidak tega “merusak” waktu santainya dengan melakukan interview yang proper, jadi yang kami semua lakukan adalah hanya ngobrol santai bersamanya. Semoga banyak yang masih teringat untuk akhirnya gue tulis disini. Kami sedikit membicarakan tentang bagaimana dia sangat menyukai angka 13 yang akhirnya dijadikan semacam konfigurasi untuk album terbarunya. Tahun 2013, setelah 13 tahun absen, akhirnya SxTx merilis album baru berjudul 13 dengan 13 lagu di dalamnya. Interesting. Here’s a fun fact, selain Mike tidak minum alkohol, tidak menggunakan narkoba, tidak bertato, ternyata dia juga belum pernah dan tidak akan mau pergi ke strip club! Apalagi setelah dia punya anak perempuan. Menurutnya apabila dia pergi ke strip club itu akan seperti membolehkan anak-anaknya nantinya pergi ke strip club juga atau bahkan menjadi seorang stripper. Dia juga menceritakan bagaimana dia dan ayahnya juga sangat dekat dan beliau selalu memberikan pesan-pesan yang beberapa diantaranya akhirnya dijadikan motto hidupnya.

Ada satu fakta lucu. Ex drummer SxTx, Jimmy Degrasso pernah tercatat sebagai drummer untuk band White Lion yang mana vokalisnya, Mike Tramp kini menetap di Indonesia menikahi Ayu Azhari dan berencana merilis album solo dengan lagu-lagu berbahasa Jawa. Waktu gue menanyakan apakah Mike Muir mengenal Mike Tramp atau tidak dia menjawab bahkan White Lion-nya saja dia tidak tau haha! Kami semua mencoba menjelaskan siapa itu White Lion dan beberapa dari kami juga mulai menyanyikan lagu-lagu White Lion supaya dia ingat tapi ketika kami mulai bernyanyi dia bilang, “What the fuck is that? You guys are hurting my ear!”. Sepertinya White Lion hanya band yang terkenal di daerah Asia, kesimpulan gue. Karena waktu yang sudah semakin larut dan wajah Data, LO Mike Muir juga sudah semakin terlihat mengantuk akhirnya mereka berpamitan. Sesampainya kembali di lantai bawah, gue sempat mencari dan memutar lagu “You’re All I Need”, White Lion dari Youtube di komputer toko dan Mike langsung berlari keluar, “Oh my God, this is the kind of song that you play at the end of a party to get people to go home.” Haha. One hillarios guy.

Sebelum akhirnya Mike masuk ke dalam mobil dia sempat menghabiskan sebotol air mineral sambil kembali ngobrol-ngobrol dengan teman-teman di luar. Sepertinya dia betah sekali dan sebetulnya belum ingin pulang. Tapi karena tim produksi JRL juga sudah kelelahan dan besoknya mereka harus kembali bekerja dari pagi untuk menjemput banyak artis yang akan main di JRL, maka Mike akhirnya berpamitan. Thank you so much for coming, Cyco Miko. Hope you had an awesome time like we did. I’m a fan, always has been, always will be. Suicidal for life!

Terima kasih juga untuk Fikar dan Data dari Java Festival Production, and of course thank you Mr. Pep Williams. Hope the video turn out great.

Oleh sam_bram.

 

Please follow & like us :
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://lawlessjakarta.com/blog/lawless-jakarta-went-cyco-with-miko.html">
Twitter