BIKES, BEER, BEACHES, BALI

Sudah lama trip motor-motoran ke Bali ini kami bicarakan. Sudah beberapa kali merencanakannya tapi baru sekarang akhirnya terwujud ketika seharusnya kami ke Bali untuk mengejar event kustom kulture yang diadakan teman-teman dari Naskleeng13 bertajuk Custom War yang tahun lalu sempat mereka adakan; namun karena tidak kunjung ada kepastian akhirnya kami berangkat saja tanpa ngepas-pasin sama acara yang ada disana. A full-throttle holiday!

Lawless_Bali_Ride_24

Sekitar seminggu sebelum keberangkatan, beberapa teman-teman kami batal pergi karena motor-motor mereka belum selesai dari bangkel. Jumlah peserta akhir yang berangkat adalah 18 motor. Teman-teman yang bergabung ini adalah teman-teman dari Lawless Jakarta, Troupe Industry, Altos, Thrive Motorcycles, SSMC, Rocket Company, ditambah lagi beberapa teman-teman dekat kami lainnya. Motor diangkut duluan dari markas Troupe Industry di Jakarta menuju Sentral Parkir Kuta, Bali karena beberapa motor yang ikutan (termasuk motor gue) tidak dalam kondisi yang seprima itu untuk menempuh jalan darat Jakarta-Bali, ditambah lagi jatah cuti kantor yang terbatas haha.

Berangkatlah kami naik pesawat dari Jakarta. Begitu mendarat langsung kami menuju Sentral Parkir Kuta untuk menjemput ‘pacar-pacar’ kami disana. Sesampainya disana, dengan sangat excited sekali, kami menurunkan para pacar cantik dari truk pengangkut. Baru turun dari truk, Betsy (motor gue) sempat ‘ngambek’, karburatornya banjir. Gue sempat membuat teman-teman lain menunggu untuk gue membetulkan Betsy sekitar 15 menit sebelum akhirnya kami jalan menuju hotel.

Lawless_Bali_Ride_2

Lawless_Bali_Ride_50

Day 1: Batu Bolong Beach – Gangga – Echo Beach.

Setelah kami settle di hotel, langsung saja kami bergegas menuju pantai Batu Bolong yang tidak terlalu jauh dari hotel kami di Petitenget. Atas arahan tour guide kami yaitu big bor Vero dari Kickass Choppers, sekitar jam 3 sore kami sudah sampai di depan pantai. Tidak lama teman kami Andre, Rai, dan Emily ikutan bergabung untuk ride bersama.

Lawless_Bali_Ride_6

Lawless_Bali_Ride_4

Setelah mereka merapat kami langsung bergegas menuju suatu kawasan tertutup di daerah Gangga (gue juga kurang tau pasti itu di daerah mana karena batas antar desa yang cukup dekat disitu). Menuju ke Gangga kami sempat melewati jalan-jalan kecil yang akhirnya mengarahkan kami ke sebuah jalan setapak yang cukup panjang di tengah-tengah sawah. Kombinasi landasan antara tanah dan bebatuan benar-benar bikin pantat gue lumayan mati rasa karena Betsy adalah motor swing arm rasa rigid haha. Sakit di pantat namun nikmat di mata, hati pun bahagia.

Lawless_Bali_Ride_10

Lawless_Bali_Ride_9

Lawless_Bali_Ride_5

Lawless_Bali_Ride_3

Lawless_Bali_Ride_8

Kawasan kosong berlandaskan tanah dan bebatuan yang sangat luas ini sebetulnya milik pribadi, yang kemungkinan ke depannya akan dibangun hotel atau perumahan diatasnya. Sepertinya kalau dari penataan lansekapnya, lahan ini sudah beberapa kali dipakai untuk main moto cross, namun sudah tidak bisa lagi, bahkan sekarang sudah ada larangan untuk moto cross masuk. Lahan ini benar-benar menguji kemampuan Betsy untuk menanjak dan menurun. Belum lagi tantangan slip-slip ban yang rentan terjadi karena Betsy tidak menggunakan ban yang tepat untuk medan seperti ini, begitu pun juga beberapa motor teman lainnya. Ketika kami sampai di ujung tebing yang mengarah ke laut, pas banget waktunya untuk kami menyaksikan sunset pertama kami di Bali, gue mendapatkan pemandangan yang sangat tidak tergambarkan dengan kata-kata. Puas, padahal baru hari pertama.

Lawless_Bali_Ride_7

Lawless_Bali_Ride_49

Lawless_Bali_Ride_1

Day 2: Sanur Garage – Virgin Beach, Karangasem.

Bangun jam 9 pagi kemudian jam 10 kami sudah mengarah ke Sanur Garage tempat Bli Tawan, host yang sangat ramah. Sebelum kami kesana, Vero sempat kasih info kalau ada beberapa teman Bali yang akan bergabung ride hari ini, bertemu di Sanur Garage. Dengan senang hati kami mendengarnya dan bergegas kesana. Sampai di Sanur Garage, setelah lihat-lihat beberapa harta karun yang nangkring di garasi, kami jalan menuju Karangasem. Semula yang kami pikir akan ada tambahan rombongan menjadi sekitar 20-25 motor ternyata yang akhirnya bergabung kurang lebih ada 50 motor. Tiba-tiba ride kecil kami mendadak menjadi konvoi yang cukup besar haha.

Lawless_Bali_Ride_46

Lawless_Bali_Ride_22

Lawless_Bali_Ride_16

Jalan menuju Karangasem sempat melewati sebuah jalan lurus panjang yang cukup besar sejauh kurang lebih 35 – 40 Km dengan kondisi aspal yang jauh lebih baik dari jalan-jalan protokol di Jakarta. Selesai kami melewati jalan itu, kami sampai di jalan-jalan yang lebih kecil sebelum akhirnya menuju ke kawasan pariwisata Candidasa. Setelah melewati Candidasa barulah kami masuk ke belokan yang lebih kecil lagi yang akan mengantar kami ke Virgin Beach. Untuk sampai ke depan pantai kami harus menuruni jalan bebatuan yang cukup keras. Tetapi setelah sampai di bawah, dapat lagi pemandangan yang kece yang tidak akan pernah gue kepikiran untuk hampiri kalau ke Bali sebagai turis seperti biasanya. Pulang dari Karangasem motor teman kami Dedi slip kopling dan karena tidak bisa diperbaiki di tempat akhirnya harus naik ke mobil towing. Pak Dedi montore ambyar. One down! Haha.

Lawless_Bali_Ride_11

Lawless_Bali_Ride_43

Lawless_Bali_Ride_45

Lawless_Bali_Ride_41

Lawless_Bali_Ride_44

Lawless_Bali_Ride_42

Lawless_Bali_Ride_12

Day 3: Secret beach, Uluwatu.

Setelah selesai sarapan pagi kami sempat bersantai sebentar di pantai Batu Belig dekat hotel sambil menunggu teman baik kami Tiar, drummer dari band Devildice, pemilik Murdock ((motor CB100 custom (yang mungkin) berpenampilan terbaik di negeri ini)), untuk merapat menghampiri kita ke hotel untuk ride bersama.

Lawless_Bali_Ride_40

Lawless_Bali_Ride_18

Tiar tau banyak tempat cantik yang masih tergolong rahasia untuk anak-anak Jakarta. Local boy knows best. Untuk ride kali ini Tiar dan fotografer handal lokal Ucok Olok mengajak kami ke sebuah pantai yang sebetulnya tidak rahasia namun cukup sulit untuk dijangkau. Pantai ini sebenarnya berada tepat di bawah sunset bar ternama El Kabron. Cuma kalau dari El Kabron tidak bisa langsung turun ke pantai ini karena terletak diatas tebing. Namun Tiar tau tempat tertutup berpagar yang harus kami panjat untuk bisa sampai di bibir pantai.

Lawless_Bali_Ride_39

 

Lawless_Bali_Ride_47

Lawless_Bali_Ride_27

Lawless_Bali_Ride_17

Lawless_Bali_Ride_37

Lawless_Bali_Ride_36

Lawless_Bali_Ride_14

Lawless_Bali_Ride_31

Lawless_Bali_Ride_15

Lawless_Bali_Ride_34

Lawless_Bali_Ride_35

Thanks a lot, bor. You made our day, always!

Oh by the way, di hari ini motor Berry dan motor gue Betsy sudah menyerah. Berry kehilangan beberapa baut primary motornya sambil jalan, sedangkan gigi nanas Betsy sepertinya bermasalah sampai tidak bisa diselah lagi. Tidak apa-apa, gue merasa kali ini Betsy sudah mencapai batas ketahanan maksimalnya dan gue sudah dimanja dengannya beberapa hari ke belakang. Waktunya dia masuk rumah sakit lagi. Three down!

Lawless_Bali_Ride_23

Lawless_Bali_Ride_25

Lawless_Bali_Ride_33

Lawless_Bali_Ride_26

Day 4: Serangan.

Serangan adalah sebuah pulau buatan yang tidak jauh dari pusat kota. Vero sepertinya sudah pernah kesini sebelumnya dan sangat terkesan dengan ini sampai-sampai dia mewajibkan kami untuk ikut dengannya kesana. Hari ini gue dipinjamkan motor Triumph Scrambler milik Tio dari Troupe Industry untuk gue pakai. Dan sampai sana, benar! Keren!

Lawless_Bali_Ride_29

Lawless_Bali_Ride_30

Lawless_Bali_Ride_20

Lawless_Bali_Ride_19

Lawless_Bali_Ride_28

Lawless_Bali_Ride_21

Trip hari keempat hanya berlangsung setengah hari karena kami sudah kedatangan anggota keluarga yang lain di malam harinya. Beberapa hari ke depan kami habiskan dengan keluarga.

Untuk gambaran yang lebih jelas, silakan tonton video pendek berikut ini. Entah kenapa selama di Bali teman-teman semua selalu terpikir sama lagu di video ini, maka gue pakai lah haha.

Trip ini adalah salah satu bucket list gue pribadi. Salah satu hal yang harus banget gue lakukan sebelum mati. Mungkin ada beberapa orang yang hanya perlu melakukan hal-hal di bucket list-nya sekali saja, tapi untuk gue, kalau bisa, trip ini akan gue ulang berkali-kali. Terima kasih kepada seluruh geng #menolakmoveonMC #gapapanihgapapa atas 4 hari yang sangat luar biasa ini. You guys rule!

Lawless_Bali_Ride_38

 

Oleh Sam Bram.
Foto oleh Sam Bram, Ucok Olok, Ehan, dan teman-teman peserta lain yang gue lupa nyomotnya dari siapa.
Video oleh Sam Bram.

Please follow & like us :
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://lawlessjakarta.com/blog/bikes-beer-beaches-bali.html">
Twitter