THE CABLE GUY KILLS JURRASIC PARK

Untuk pertama kalinya tahun ini, gue mikirin soal trending topic yang sedang hangat digunjingkan banyak orang di sekitar gue. Tapi kali ini topik bahasannya bukan gosip artis selingkuh, piala dunia 2014, ato debat calon presiden. Instagram, Path, sampai grup Whatsapp yang gue ikuti rame membahas tentang Project Livewire yang diluncurkan oleh Harley-Davidson Motor Company. H-D merilis sebuah MOTOR ELEKTRIK! Yes, gue ulang lagi kalo masih pada kaget, MOTOR ELEKTRIK KELUARAN H-D!

Lawless_HD_Electric_1

Lawless_HD_Electric_2
Lawless_HD_Electric_3

Lawless_HD_Electric_4

Buat yang taat mengikuti blog Lawless Jakarta yang kita cintai ini, mungkin pernah baca artikel gue yang berjudul “Menyelamatkan Gaya Hidup”. Ketakutan gue di artikel tersebut mulai muncul ke dunia nyata.Tanggapan yang muncul sangat beragam. Para pemerhati dunia sepeda motor menyambut berita ini dengan senang, tapi di sisi lain, para traditionaslist menganggapnya sebagai sebuah kemunduran, karena tidak bisa BLAR-BLAR lagi! Trus, kita musti gimana nih? Kiamat sebentar lagi? Udah pada tobat? Bikin perang lagi aja apa? *eh

Project Livewire merupakan salah satu prakarsa Harley-Davidson Motor Company dalam menghadapi perang besar di industri sepeda motor dunia. Selain bergesernya demografi pengguna sepeda motor, dan gempuran kendaraan yang lebih murah dari Asia, HDMC merasa perlu melebarkan profil dagangannya. Mulai dari lahirnya V-rod untuk menggempur motor-motor Eropa yang Hi-tech, sampai dengan munculnya motor beraroma kari Street 750 dan Street 500 yang dirakit di pabrik baru HDMC di India untuk memberikan pilihan murah bagi pemotor pemula (entry level). Project Livewire lahir untuk menjawab kebutuhan kendaraan sepeda motor premium bertenaga listrik. Prototype dari proyek ini sedang diarak keliling Amerika untuk mendapatkan feedback dari para pengguna sepeda motor untuk disempurnakan sebelum nantinya resmi dirilis.

Dari sekian banyak respon yang gue baca lewat social media dan juga internet (*salah satunya adalah blog milik Cyril Huze), komen yang muncul secara garis besar masih terbagi dalam dua kubu, para pemerhati sepeda motor yang mendukung H-D merilis motor listrik, dan juga para die-hard H-D riders yang mencibir motor tersebut karena kurang M A.. C H.. O O..! hayoooo.. bimbang gundah gulana ye? Sebagai pribadi, gue berada di antara dua pilihan, sebel karena gue nyadar bahwa budaya gue untuk naik motor yang berbahan bakar minyak akan segera punah seperti para sumbernya,dan juga sebel karena motor listrik itu agak sulit (**untuk sekarang) untuk di-modif seperti motor konvensional. Oh, dan pastinya, tidak ada lagi bunyi kenalpot yang menggelegar. Hmm, motor bertenaga listrik, tanpa bunyi kenalpot, lebih gampang ditambahkan sound system atau sirine dan lampu strobo… FAK, kiamat udah deket nih ama Indonesia!

Kalo emang pada ga setuju sama motor listrik, apa yang udah loe lakukan untuk memperbaiki dunia permotoran ini? ***isi komen dong, jangan pas selesai baca lanjut buka gambar porno di window sebelah!

-Rizky Mandra-

*blog milik Cyril Huze, cyrilhuzeblog.com , adalah salah satu sumber yang gue percaya dalam dunia sepeda motor secara global, source gambar-gambar dalam artikel ini juga dari blog tersebut.

** masa depan itu ga jauh-jauh amat kok, pembaharuan akan sangat cepat bergulirnya, jangan khawatir. Pandai berusaha, berdoa, dan rajin menabung adalah solusinya.

*** jangan jadi masyarakat yang cuma pasif membaca. Berpikir, berkarya, dan menyuarakan pikiran (bukan komen ga bermutu yah) adalah yang membedakan kita dari domba-domba tersesat di pengkolan depan sana. Kotak komen sudah dibuka untuk umum tanpa harus memiliki akun WordPress.

Tonton juga Frideo atau Friday Video minggu ini tetang Project Livewire, juga di blog ini. Silakan browse.

 

Please follow & like us :
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://lawlessjakarta.com/blog/3107.html">
Twitter